Seperti diketahui, dua minggu lalu Blaugrana menjuarai La Liga dan juga Copa del Rey dan suporternya menggelar pesta di kota terbesar di Spanyol itu. Hanya saja selebrasi massal pasca memenangi Copa berujung pada penangkapan 45 orang, serta tewasnya satu orang.
Hari Rabu (27/5/2009) malam waktu Roma, ketika Barca mengalahkan Manchester United di final Liga Champions dengan skor 2-0, suporter Barca kembali langsung turun ke jalan-jalan di kota mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Celakanya, pesta itu lagi-lagi dinodai oleh tindakan tak terpuji. Diberitakan oleh Reuters, fans yang gembira karena tim kesayangannya menang, berbuat onar di sekitar pusat kota. Pihak kepolisian pun bertindak cepat untuk mencegah kejadian yang lebih fatal.
Namun begitu, para petugas tersebut malah menjadi sasaran amuk massa. Keributan terjadi antara polisi dan suporter, yang berujung pada pelemparan kaleng, botol dan batu-batu ke arah polisi.
Bahkan menurut laporan Radio Cadena Ser,ada beberapa fans yang membawa truk sampah dan coba menabrakkannya ke jendela pertokoan, rambu-rambu jalan dan traffic light.
Pihak berwajib akhirnya menggunakan senjata berpeluru karet untuk membubarkan kerumunan suporter yang meluas sampai daerah populer di Barca, Las Ramblas.
Menurut laporan seorang saksi mata, ada korban dalam insiden tersebut karena terlihat mobil ambulans datang ke tempat kejadian. Situasi mulai terkendali setelah pukul 2 pagi.
Sekitar 40 orang lebih yang dianggap memicu kerusuhan berhasil diamankan. Namun, hingga saat ini pihak berwajib belum bisa dimintai komentar mengenai insiden tersebut. (mrp/a2s)











































