Maradona Langsung Bidik Brasil

Maradona Langsung Bidik Brasil

- Sepakbola
Kamis, 11 Jun 2009 12:22 WIB
Maradona Langsung Bidik Brasil
Quito - Kekalahan yang ditelan Argentina dari Ekuador membuat Diego Maradona kecewa. Tetapi daripada larut dalam kekecewaan, Maradona memilih untuk memfokuskan diri menghadapi lawan berikutnya: Brasil.

Untuk menghadapi pertandingan itu, Maradona masih memiliki banyak waktu. Laga antara dua tim besar di daratan Amerika Selatan itu baru akan dihelat pada 5 September 2009 di Buenos Aires. Artinya 'Si Tangan Tuhan' masih punya waktu sekitar tiga bulan.

Bagi Maradona sendiri, laga melawan Brasil menjadi sebuah tantangan tersendiri. Sejak ditunjuk menjadi pelatih pada November 2008, ia telah memimpin 'Tim Tango' menjalani empat pertandingan di kualifikasi Piala Dunia 2010. Hasilnya, Argentina dua kali menang dan dua kali kalah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu kekalahan itu diderita dari Bolivia, di mana Argentina secara mengejutkan dibantai 1-6. Kala itu Maradona menyebut pemain-pemainnya cukup kesulitan bermain di ketinggian kota La Paz.

Terakhir, Argentina ditekuk 0-2 oleh Ekuador, Kamis (11/6/2009) pagi WIB. Menanggapi kekalahan ini Maradona menyesalkan kegagalan skuadnya memanfaatkan sejumlah peluang. Padahal, menurutnya, Lionel Messi dkk. memiliki amunisi yang cukup untuk meluluhlantakkan Ekuador.

Menghadapi Brasil, tentunya Argentina dituntut untuk tampil lebih baik. Mengingat rivalitas di antara keduanya, kekalahan tentu tak akan mau diterima oleh publik Argentina.

"Kami kini membidik Brasil, itu objektif kami," ucapnya di Goal. "Ini akan menjadi pertandingan yang menarik, ini adalah pertandingan di mana semua orang ingin bermain."

"Brasil adalah rival kami, mereka selalu berhasil membuat kami mengeluarkan kemampuan terbaik," tandas dia.

Saat ini Argentina masih tersendat di posisi empat klasemen sementara kualifikasi Piala Dunia Amerika Selatan. Dari 14 pertandingan yang telah dilakoni, mereka mengumpulkan poin 22, hasil dari enam kemenangan, empat kali seri dan empat kali kalah.Β Β 

(roz/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads