Pada pertandingan yang dihelat di kota Johannesburg, Jumat (26/6/2009) dinihari WIB, 'Tim Samba' harus menunggu selama 86 menit sebelum Alves akhirnya mencetak gol kemenangan. Sebelum gol itu tercipta, sejumlah peluang Brasil selalu gagal berbuah gol.
Afsel sendiri bukannya tanpa kans. Pasukan arahan Joel Santana ini berkali-kali membuat pendukung Seleccao menahan nafas lantaran kerap mengancam gawang Julio Cesar. Oleh karena itulah Dunga kemudian melabeli laga ini sebagai pertandingan yang ketat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertandingan berjalan ketat, jadi saya memasukkan Alves karena ia cepat dan memiliki keahlian dalam mengeksekusi set piece," ujar Dunga seperti dilansir Goal.
"Maicon memiliki karakteristik menyerang, tetapi Afsel selalu berhasil mematahkan serangan kami."
Mengingat peran penentunya di semifinal, bukan tak mungkin Alves akan kembali diplot Dunga sebagai super-sub pada laga final melawan Amerika Serikat akhir pekan ini.
(roz/din)











































