Afrika Selatan akan menghadapi Spanyol dalam perebutan tempat ketiga Piala Konfederasi, Minggu (28/6/2009) dinihari WIB. Kedua tim pernah bertemu di babak penyisihan grup, di mana Afsel takluk 0-2.
Kekalahan itu telah dijadikan bahan pelajaran bagi Bafana-bafana. "Kami sudah menyaksikan dan mempelajari gaya main mereka dan kini kami tahu apa kelemahan mereka. Kami tahu dari mana mereka akan menyerang dan kami sudah punya resep untuk melancarkan serangan balik," kata penjaga gawang Itumeleng Khune seperti dilansir dari situs resmi FIFA.
"Saya pikir orang sudah bisa menilai kami telah menunjukkan kemajuan. Kami tak bisa dianggap enteng dan direndahkan," tambah kiper yang memperkuat klub Kaizer Chiefs itu.
Namun Khune juga menyoroti problem kemandulan lini depan timnya. Di sepanjang kejuaraan ini, Afsel baru mencetak dua gol. "Kami harus mencetak gol, kami harus memanfaatkan kesempatan yang didapat," ujar pemain bernomor punggung 16 ini.
"Kadang kami bermain sangat baik, namun masalah datang karena kami tidak 'menghukum' lawan. Dalam beberapa kesempatan, saya menilai kami sial. Dengan sedikit keberuntungan, saya yakin kami bisa melakukan hal yang lebih baik," tutup pemain berusia 22 tahun ini.
(nar/din)











































