Hasil ini menjadi modal berharga buat Arsenal untuk bisa masuk ke fase grup Liga Champions musim 2009/10. Cecs Fabregas cs cuma butuh hasil imbang pada pertandingan kedua di Emirates Stadium sepekan dari sekarang.Β
Gol kemenangan Arsenal datang dari William Gallas di penghujung babak pertama, dan bunuh diri dari kapten Gary Caldwell di pertengahan babak kedua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalannya Pertandingan
Berbekal kemenangan besar atas Everton, Arsenal tampil percaya diri di kandang Celtic. Peluang pertama sudah mereka buat saat laga masuk menit delapan melalui Cesc Fabregas yang nyaris mencetak gol memenfaatkan back pass Danny Fox pada Artur Boruc.
Empat menit berselang Arsenal akhirnya menjebol jala Celtic setelah Andriy Arshavin menyambar bola tendangan Robin van Persie yang berbelok setelah dihadang pemain bertahan tuan rumah. Namun wasit membatalkan gol tersebut karena striker Rusia itu berada dalam posisi offside.
Celtic yang lebih banyak ditekan di awal laga, berusaha memberi perlawanan. Lewat permainan cepat, anak asuh Tony Mowbray mampu beberapa kali menghadirkan ancaman yang cukup berbahaya ke gawang Manuel Almunia, meski tak juga berhasil membuat gol.
Salah satu kesempatan terbaik Celtic datang di menit 20, dari sebuah serangan balik cepat di sayap. Menusuk dari sisi kanan, umpan yang dilepaskan Aiden McGeady tepat mengarah ke Scott Brown yang berlari masuk ke kotak penalti. Namun upaya Brown menendang bola direcoki Thomas Vermaelen, yang membuat bola meleset jauh dari sasaran.
Di menit 29, kerjasama cantik antara Van Persie dan Fabregas membuat fans tuan rumah ketar-ketir. Mencungkil bola melewati barisan pertahanan Celtic, umpan yang dilepaskan sang gelandang Spanyol gagal dikuasai dengan sempurna oleh si pesepakbola asal Belanda, kiper Boruc pun tanpa banyak kesulitan memungut bola dan menghindarkan gawangnya dari kebobolan.
Dua menit sebelum turun minum, The Gunners akhirnya membuka keunggulan. Tendangan bebas Fabregas dari luar kotak penalti membentur punggung William Gallas yang membuat arah bola berbelok dan tak mampu dihalau kiper Boruc. 1-0 Arsenal memimpin.
Baru beberapa detik babak kedua dimulai, Arsenal nyaris menggandakan keunggulan. Tendangan Van Persie, yang dapat umpan dari Arhavin, terlalu lemah setelah membentur kaki bek Celtic. Meski arahnya tepat ke gawang, Boruc tanpa kesulitan bisa mengantisipasi.
Bukannya memperkecil kedudukan, Celtic justru lebih banyak ditekan di awal babak kedua. Tim tamu setidaknya membuat dua ancaman tambahan ke arah gawang lewat Denilson dan Van Persie.
Kans pertama tuan rumah di babak kedua baru datang di menit 67 setelah Marc-Antoine Fortune melepaskan umpan mendatar dari sisi kanan ke tengah kotak penalti, di mana di sana telah berdiri seorang pemain Celtic. Namun sebelum sampai ke tengah kotak penalti, bola sudah dihadang Gallas yang menghalau sambil menjatuhkan diri.
Gol kedua Arsenal datang di menit 71. Baru masuk menggantikan Arshavin, Abou Diaby melakukan penetrasi ke barisan pertahanan Celtic dan mengirim bola pada Gael Clichy yang menusuk dari sisi kiri. Berupaya memotong bola mendatar yang dilepaskan bek Prancis itu, sepakan Caldwell justru mengarah ke gawangnya sendiri. Arsenal memimpin 2-0.
Melalui Fabregas, Arsenal punya peluang memperbesar keunggulan di menit 81. Namun hingga wasit meniup peluit panjang, tak ada gol tercipta dan papan skor tetap menunjuk angka 2-0.
Susunan Pemain
Celtic: Artur Boruc, Gary Caldwell, Andreas Hinkel, Glenn Loovens, Daniel Fox, Massimo Donati (Scott McDonald '56), Scott Brown, Aiden McGeady, Landry N'Guemo (Patrick McCourt '76), Shaun Maloney, Georgios Samaras (Marc-Antoine Fortune '56)
Arsenal: Manuel Almunia, William Gallas, GaΓ«l Clichy, Bacary Sagna, Andrei Arshavin (Abou Diaby '69), Cesc FΓ‘bregas, Thomas Vermaelen, Alexandre Song Billong, Denilson, Robin Van Persie, Nicklas Bendtner (din/roz)











































