Prancis Imbang di Kandang Sendiri

Kualifikasi Piala Dunia

Prancis Imbang di Kandang Sendiri

- Sepakbola
Minggu, 06 Sep 2009 05:04 WIB
Prancis Imbang di Kandang Sendiri
St Dennis - Cemoohan kembali diterima timnas Prancis dari suporternya sendiri gara-gara bermain buruk dan bahkan gagal mencetak kemenangan di kandang sendiri. Menjamu Rumania, Les Bleus ditahan imbang 1-1.

Begitu wasit Ivan Bebek dari Kroasia meniup peluit panjang tanda pertandingan selesai, Minggu (6/9/2009) dinihari WIB, stadion Stade de France riuh oleh siulan panjang dan sorakan "huu...". Mayoritas dari sekitar 78 ribu penonton mengekspresikan ketidakpuasannya pada capaian Thierry Henry dkk, yang sejauh ini memang tidak meyakinkan performanya di kualifikasi Piala Dunia 2010 zona Eropa Grup 7.

Prancis, yang di laga sebelumnya hanya menang tipis 1-0 atas salah satu tim terlemah di Eropa, Kepulauan Faroe, terancam tak sanggup lolos otomatis ke Afrika Selatan tahun depan sebagai juara grup. Soalnya, dengan sisa tiga pertandingan mereka masih tertinggal empat angka dari pemuncak klasemen sementara, Serbia. Dari tujuh partai pasukan Raymond Domenech baru mengoleksi 14 angka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim tuan rumah sempat terlihat bisa menang setelah Henry mencetak gol pembuka tiga menit setelah turun minum. Gol itu bermula dari sepak pojok Yoann Gourcuff yang lebih dulu disundul William Gallas sebelum diteruskan Henry ke jala Danut Coman. Henry pun menambah koleksi gol internasionalnya menjadi 49.

Akan tetapi, tujuh menit berselang, bek Julien Escude melakukan bluder dalam mengintersep sebuah crossing lawan, sehingga ia malah mengirim bola ke gawang timnya sendiri yang dijaga Hugo Lloris.

Setelah skor 1-1, Domenech menarik Andre-Pierre Gignac untuk digantikan Franck Ribery, yang sesungguhnya belum fit 100 persen. Nicolas Anelka lalu didorong sebagai penyerang tengah. Di menit 73 Karim Benzema dikeluarkan dari bangku cadangan untuk mengoptimalkan penyerangan.

Masuknya penyerang Real Madrid itu membuat Nicolas Anelka kembali di geser ke sayap kanan. Sempat terlihat adanya ketidaksenangan Anelka atas strategi Domenech karena ia kemudian terlihat tak tahu mesti main di mana.

Prancis sempat menggetarkan gawang Rumania lagi melalui sundulan Henry. Namun wasit menganulirnya dengan dalih offside, dan Gallas pun tampak melakukan pelanggaran sebelum mengumpankan bola kepada striker Barcelona itu.

Jika Prancis setidaknya tetap berpeluang lewat jalur playoff antartim runner up, tidak demikian halnya dengan Rumania. Dengan delapan poin dari tujuh laga, dan saat ini berada di urutan kedua dari bawah, tampaknya sulit buat tim asuhan Razvan Lucescu itu untuk dapat tampil di putaran final.

Kans Rumania juga kalah besar dibanding Austria, yang saat ini menempati peringkat ketiga dengan nilai 10. Pada pertandingan malam ini Austria mendulang angka penuh saat menjamu Kepulauan Faroe di Graz. Marc Janko mencetak dua gol dan Stefan Maierhofer menyumbangkan satu gol untuk menginspirasikan kemenangan tuan rumah dengan skor 3-1.

Susunan pemain


Prancis: 1-Hugo Lloris; 2-Bacary Sagna, 5-William Gallas, 4-Julien Escude, 13-Patrice Evra; 14-Jeremy Toulalan, 6-Lassana Diarra; 9-Nicolas Anelka, 8-Yoann Gourcuff (10-Karim Benzema 73), 12-Thierry Henry; 11-Andre-Pierre Gignac (7-Franck Ribery 59).

Rumania: 1-Danut Coman; 2-Vasile Maftei, 6-Mirel Radoi, 5-Cristian Chivu, 3-Razvan Rat; 10-Bogdan Mara (14-Mihai Roman 61), 7-Tiberiu Ghioane, 4-Iulian Apostol, 8-Maximilian Nicu (18-Gheorghe Bugur 77); 11-Romeo Surdu (16-Paul Codrea 86), 9-Ciprian Marica.

Austria: 1-Helge Payer; 2-Aleksandar Dragovic, 3-Franz Schiemer, 4-Juergen Patocka (18-Manuel Ortlechner 45+1), 5-Christian Fuchs, 6-Yasin Pehlivan, 8-Daniel Beichler (7-Roman Wallner 80); 10-Jakob Jantscher, 13-Andreas Hoelzl, 11-Stefan Maierhofer (9-Erwin Hoffer 61), 17-Marc Janko.

Faroe Islands: 1-Jakub Mikkelsen; 2-Jonas Naes, 3-Einar Hansen, 4-Atli Gregersen, 5-Egil Bo, 6-Atlin Danielsen, 7-Frodi Benjaminsen (17-Jann Petersen 81), 8-Simun Samuelsen, 10-Christian Holst (12-Andreas Olsen 72), 9-Suni Olsen (15-Levi Hanssen 68), 11-Bogi Lokin.


(a2s/arp)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads