Di Stadion Emirates, Rabu (29/9/2009) dinihari WIB, Arsenal harus menunggu 78 sebelum Robin van Persie mencetak gol pembuka. Empat menit sebelum bubaran, Andrei Arshavin menambahi dengan gol kedua.
Padahal, Arsenal sebetulnya sangat mendominasi pertandingan, terutama di babak pertama. Tetapi peluang-peluang Cesc Fabregas cs selalu mentah, salah satunya karena kecemerlangan kiper lawan, Antonis Nikopolidis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika peluang-peluang mereka terus menerus gagal menjadi gol, Arsenal tak menyerah. Mereka terus menyerang hingga akhirnya gol Van Persie tercipta di menit 78.
"Ketika kami tidak bisa mempertahankan permainan dan kecepatan itu di babak kedua, saya tahu kami akan membuat perbedaan di 20 menit terakhir," kata Wenger kemudian.
"Tentu saja itu adalah masalah disiplin, kesabaran dan kebugaran. Di akhir, kaki-kaki pemain memang sedikit lelah. Namun kami berhasil karena kami sangat ingin menang," tegasnya.
Kemenangan ini mengantar Arsenal memuncaki klasemen sementara Liga Champions Grup H dengan nilai enam. Kans tim London utara itu untuk lolos ke fase knock out pun terbuka lebar.
(arp/nar)











































