Blatter Bela 'Penyelam'

Blatter Bela 'Penyelam'

- Sepakbola
Kamis, 01 Okt 2009 01:29 WIB
Blatter Bela Penyelam
Rio de Janeiro - Eduardo da Silva jadi perbincangan hangat beberapa pekan lalu menyusul aksi diving-nya. Saat banyak pihak menyatakan tentangan, Presiden FIFA, Sepp Blatter, justru memberi dukungan.

Eduardo melakukan diving saat Arsenal menghadapi Celtic di playoff Liga Champions. Atas aksinya tersebut dia kemudian dijatuhi sanksi larangan bertanding oleh otoritas sepakbola Eropa.

Namun hukuman tersebut tak pernah benar-benar dirasakan striker berkebangsaan Kroasia itu. Permohonan banding yang diajukan The Gunners diterima UEFA yang kemudian mencabut sanksi larangan bertanding sebanyak dua kali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Inggris, dan banyak negara Eropa lainnya, isu diving kemudian kembali mengemuka. Namun saat banyak pihak menyatakan ketidaksetujuannya, Blatter justru berkata sebaliknya.

"Saya seorang striker 50 tahun lalu. Kami mencoba menggiring bola. Tapi saat kami tak bisa melewati hadangan dan ada lawan yang melintangkan kakinya, apa yang akan Anda lakukan?" ungkap Blatter dalam pertemuan dengan Komite Eksekutif FIFA di Rio de Janeiro seperti diberitakan Eurosport.

Diungkapkan pria 73 tahun itu, sepakbola punya isu yang lebih besar dan layak dapat perhatian lebih dibanding sekadar aksi diving. Kekerasan dalam sepakbola disebutnya menjadi salah satu masalah yang masih dihadapi dunia sepakbola.

"Anda hanya harus melakukan sebuah pekerjaan kecil lain dibanding apa yang sudah dilakukan sebelumnya (saat melakukan diving). Seburuk itukah? Saya pikir tidak".

"Itu tidak terlalu buruk kalau setelah pertandingan kita harus diperiksa oleh sebuah komite. Mereka tak seharusnya mengintervensi hal tersebut. Mereka seharusnya mengintervensi pemain yang melakukan kekerasan," pungkas Blatter.

(din/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads