Posisi Prancis untuk lolos langsung ke Piala Dunia 2010 tengah rawan. Ketika simpanan laga yang dimiliki tinggal dua, tim besutan Raymond Domenech masih terpaku di posisi kedua klasemen sementara Grup 7 Zona Eropa dengan poin 15.
Tim Ayam Jantan tertinggal empat poin dari pemuncak klasemen sementara Serbia. Thierry Henry dkk. juga masih rawan karena Austria yang berada di peringkat ketiga terus menghantui dengan poin 11 yang mereka miliki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayang, penampilan Les Bleus sejauh ini kurang memuaskan. Enam gol dari sembilan laga terakhir jelas tidak menunjukkan kualitas tim yang memiliki pemain-pemain ternama seperti Karim Benzema, Franck Ribery, Yoann Gourcuff, atau pun Henry.
Performa tidak mantap itu menurut Henry disebabkan karena Prancis tengah mencari jati diri. "Menurut saya, kami membutuhkan sebuah laga untuk menjadi titik tolak. Meski kita tidak menang, namun laga melawan Serbia bisa menjadi titik tolak bagi kami," demikian striker milik Barcelona itu menambahkan.
Ucapan Henry merujuk padaΒ laga melawan negeri pecahan Yugoslavia itu, silam. Ketika itu laga berakhir 1-1.
"Apa yang kita tunjukkan di pertandingan tersebut membuat saya sadar bahwa kami masih memiliki jiwa. Kami masih mencari jati diri dan berharap kami akan menemukan apa yang kami cari," tuntas pemain yang pernah memperkuat Monaco, Juventus, dan Arsenal itu.
Akankah Prancis menemukan jati diri-nya ketika menghadapi Kepulauan Faeroe, Sabtu (10/10/2009) malam waktu setempat nanti?
(nar/nar)











































