Flu Babi & Cedera Ancam Ambisi Inter

Jelang Kiev vs Inter

Flu Babi & Cedera Ancam Ambisi Inter

- Sepakbola
Rabu, 04 Nov 2009 11:42 WIB
Flu Babi & Cedera Ancam Ambisi Inter
Kiev - Tak ada kemenangan diraih Inter Milan dalam deapan pertandingan terakhirnya di Liga Champions. Melawat ke Dynamo Kiev, Nerazzurri dihadang flu babi dan cedera yang bisa memperpanjang penantian itu.

Meski sangat digdaya di kompetisi Seri A, performa Inter di kompetisi Eropa jauh dari memuaskan. Bukan hanya karena gagal lagi jadi juara setelah yang terakhir di tahun 1971–72, perjuangan untuk lolos dari fase grup saja terasa sangat berat buat La Beneamata.

Hasil imbang 2-2 atas Kiev di matchday III dua pekan lalu merupakan kali kesembilan secara beruntun Inter gagal meraih tiga poin di kompetisi antarklub terbaik Eropa itu. Kemenangan terakhir Zavier Zanetti cs adalah saat mereka menang 1-0 kala menjamu Anorthosis (Siprus) di fase grup musim lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah itu Zavier Zanetti cs cuma bisa main imbang 3-3 saat gantian menyambangi Anorthosis, kalah 0-1 di kandang sendiri oleh Panathinaikos dan tumbang 1-2 saat harus mengunjungi Werder Bremen. Di babak 16 besar musim yang sama, juara Liga Italia dalam empat tahun terakhir itu juga dibuat tak berdaya oleh Manchester United dan kalah agregat 2-0.

Kondisi itu berlanjut di musim ini karena mereka cuma bisa bermain dimbang di tiga laga yang sudah digelar, kontra Barcelona, Rubin Kazan dan Kiev.

"Saya harap kami bisa menang di Ukraina karena itu akan penting buat moral kami. Itu akan menjadi pertandingan yang sulit, tapi kami harus menghadapinya, yakin pada kemampuan yang ada, meski kami tak turun dengan kekuatan penuh," ungkap Jose Mourinho di USA Today.

Perjuangan Inter dalam laga yang akan dilangsungkan Kamis (5/11/2009) dinihari WIB nanti memang berpotensi menyulitkan. Masalah pertama yang dihadapi Mourinho adalah cedera pemain karena ada beberapa pilar yang dipastikan absen yakni Sulley Muntari, Thiago Motta, Wesley Sneijder dan Mario Balotelli.

Hal lain yang mungkin jadi kendala Inter adalah sedang mewabahnya virus flu babi di Ukraina. Hingga Senin (2/11/2009) lalu menteri kesehatan Ukraina melaporkan adanya 70 orang tewas yang diduga akibat terjangkit virus tersebut.

Pemerintah Ukraina sesungguhnya sudah melarang adanya kumpulan orang dalam jumlah besar, tapi UEFA memutuskan untuk melanjutkan laga. Menteri Olahraga, Yuriy Pavlenko, sempat menyarankan penonton yang datang memakai masker, meski dia juga membuka kemungkinan diambilnya skenario terburuk yakni laga digelar tanpa penonton.Β 
(din/nar)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads