Di pertandingan pertama di Moskow akhir pekan lalu, Rusia mengantongi kemenangan 2-1. Meski unggul, posisi 'Beruang Merah' masih belum aman. Kalah 0-1 saja bisa membuat mereka harus mengucapkan selamat tinggal ke Piala Dunia.
Namun situasi itu tidak membuat Hiddink jadi takut dan cuma cari aman. Pelatih berpaspor Belanda itu menjanjikan Andrei Arshavin cs akan tetap bermain ofensif di markas Slovenia, Rabu (18/11).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hiddink memang terkenal dengan taktik permainan atraktifnya; taktik yang juga ia terapkan saat memandu Belanda, Australia dan Korea Selatan di Piala Dunia. Bermain aman tak ada dalam kamusnya.
"Akan melawan kodrat Rusia bila kami memainkan sepakbola berhati-hati dan bertahan. Tapi itu tidak berarti kami akan mengabaikan pertahanan dan cuma menyerang, menyerang dan menyerang," urai Hiddink.
"Slovenia harus mencetak gol untuk membuka peluang menang, jadi mereka juga harus bermain menyerang. Makanya, kami harus bermain secara berimbang dan kalau bisa memukul mereka lewat serangan balik, jika mungkin," tandasnya.
(arp/key)











































