Itulah yang terjadi di Stadion Centenario, Montevideo, Kamis (19/11/2009) dinihari WIB. Perkelahian antara kamerawan dengan bench Kosta Rika itu sempat menghentikan pertandingan selama lima menit.
Pelatih Kosta Rika Rene Simoes mengaku heran dengan kejadian itu. Simoes merasa bahwa itu adalah taktik dari kubu Uruguay untuk membendung momentum yang tengah berada di tangan kubunya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak punya niat jahat terhadap Uruguay. Setelah kami menyamakan skor, pertandingan diskors saat kami sedang memperlihatkan penampilan terbaik kami," keluh pelatih asal Brasil itu lagi.
Dalam pertandingan itu, Uruguay unggul lebih dulu lewat gol Sebastian Abreu di menit 70 sebelum Walter Centeno membuat skor berubah jadi 1-1 empat menit kemudian.
Hasil 1-1 ini sudah cukup bagi Uruguay untuk terbang ke Afrika Selatan tahun depan. Pasalnya, di pertandingan leg pertama di kandang Kosta Rika, pasukan Oscar Tabarez itu menang 1-0.
"Di Kosta Rika, niat jahat seperti itu tidak ada. Jika saja ada, kami sudah akan mempergunakannya saat menghadapi Amerika Serikat," tandas Simoes geram.
(arp/a2s)











































