Prancis gagal mengamankan tiket lolos langsung ke Piala Dunia 2010 setelah kalah dari Serbia yang jadi pemuncak klasemen Grup 7. Hasil tersebut mengantar Les Bleus ke babak playoff dengan menghadapi Republik Irlandia.
Pada akhirnya, tiket ke Afsel 2010 memang bisa didapat setelah secara agregat unggul 2-1. Namun sukses tersebut didapat dengan cara tidak meyakinkan karena gol penyama, dalam laga yang berkesudahan 1-1 di leg II, tercipta melalui proses yang kontroversial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tak ada masalah dengan Domenech. Saya selalu berpikiran tinggi tentang dirinya. Saya pikir dia adalah orang yang sangat berani untuk memimpin tim ini melalui masa-masa sulit," ungkap Wakil Presiden FFF, Noel Le Graet, seperti diberitakan Telegraph.
Domenech sebelumnya sempat terancam dilengserkan dari jabatannya menyusul hasil buruk yang didapat Prancis pada Euro 2008. Setelah mengantar Zinedine Zidane jadi runner up Piala Dunia 2006, pelatih 57 tahun dianggap bertanggung jawab karena gagal meloloskan Prancis dari babak grup. Tergabung bersama Belanda, Italia dan Romania, 'Tim Ayam Jantan' jadi penghuni juru kunci.
"Bukan hanya karena dia masih punya kontrak - dan bahkan jika pun tidak - pelatih yang sukses meloloskan tim ini akan berada di Afrika Selatan. Tim ini harus dinilai dari 12 pertandingan kualifikasi, dan karena itulah saya pikir kami layak lolos," pungkas Le Graet.
(din/din)











































