"Setelah melihat tayangan ulangnya terlihat kalau tangan Henry melakukan kontak dengan bola - si pemain sudah mengonfirmasi soal hal tersebut. Anda tahu, itu bagian dari pertandingan, dan itu juga bukan sesuatu yang sering dilakukan Henry," bela Wakil Presiden Asosiasi Sepakbol Prancis, Noel Le Graet, seperti diberitakan Telegraph.
Henry dituduh dengan sengaja menyentuh bola dengan tangannya di dalam kotak penalti saat Prancis menjamu Republik Irlandia di leg II Playoff Piala Dunia. Terlihat berusaha menjaga bola tidak keluar lapangan menggunakan tangan, si kulit bundar yang dia umpan ke tengah kotak penalti diselesaikan menjadi gol oleh William Gallas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tudingan bahwa Henry telah dengan sengaja bertindak curang pun muncul. Media-media di Republik Irlandia malah menyebut Henry sebagai perampok.
"Saya pikir penggunaan definis itu (curang) adalah ekstrim. Sepakbola itu rumit. Hand-ball adalah bagian dari pertandingan. Henry seharusnya dinilai berdasar apa yang sudah didapat sepanjang karirnya. Karena itulah saya pikir kata curang itu tak bisa diasosiasikan dengan dirinya."
"Dia punya kualitas luar biasa. Dia mencintai sepakbola dan dia juga mencintai timnas Prancis juga," pungkas Le Graet.
(din/din)











































