Adalah pembubaran dewan pengurus Asosiasi Sepakbola Irak (IFA) oleh Komite Olimpiade negara tersebut yang membuat FIFA mengambil tindakan tegas. Sanksi tersebut dijatuhkan usai Irak gagal memenuhi tenggat waktu 72 jam yang diberikan untuk menyelesaikan masalah tersebut.
"Komite Darurat FIFA selanjutnya memutuskan untuk segera menangguhkan IFA hingga keputusan dari Komite Olimpiade Irak dicabut dan mengembalikan IFA ke posisinya," demikian keterangan FIFA yang detiksport kutip dari situs resmi badan sepakbola dunia itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selanjutnya IFA juga tidak memiliki hak untuk memilih pada setiap kongres badan-badan internasional dan juga tidak mendapatkan dana bantuan."
Meski begitu FIFA masih memberikan toleransi. "Komite Darurat FIFA setuju untuk mengizinkan tim sepakbola wanita ambil bagian di kejuaraan sepakbola U-16 di Yordania, 22 hingga 28 November, yang diprakarsai oleh asosiasi sepakbola Norwegia."
Ini merupakan kali kedua Negeri 1001 Malam mendapat sanksi dari FIFA dalam dua tahun terakhir. Pada Mei 2008 Irak sempat dicekal dari sepakbola internasional setelah pemerintah negara tersebut membubarkan Komite Olimpiadenya.
Sanksi tersebut kemudian diangkat setelah Pemerintah Irak mengirim surat pada FIFA yang memastikan kalau IFA sama sekali tak terkait dengan pembubaran Komite Olimpiade tersebut.
(nar/nar)











































