Banyak kecaman dialamatkan ke Henry saat ia melakukan hands ball di partai Prancis vs Irlandia di playoff penyisihan Piala Dunia 2010 di Paris tengah pekan silam.
"Ya," begitu jawab Henry saat ditanya tentang apakah sempat berpikir mengenai mundur dari timnas Prancis seusai insiden itu sebagaimana diwartakan Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Henry dianggap sebagai pemain paling 'berdosa' dalam skandal gol William Gallas yang membuat Prancis menang 2-1 atas Irlandia dan lolos ke Piala Dunia 2010.
"Itu bukan kali pertama saya berpikir mundur. Setelah Piala Dunia 2006 saya memikirkannya, tapi itu terlalu dini. Setelah Euro 2008 juga, tapi itu bukan momen yang tepat. Masih ada generasi yang membutuhkan saya," kilah henry.
Henry mengaku bahwa ia menyesal telah membuat tindakan yang keluar dari sportivitas itu. Selama ini, eks bomber Arsenal itu dikenal sebagai pemain dengan citra bersih dan menjunjung tinggi fair play.
"Saya seharusnya memang tak melakukan itu. Jujur, itu di luar kendali saya. Lagi pula kami sudah lolos juga," kata Henry. "Apa pun yang terjadi dan walau pun saya tak memungkiri bahwa saya kecewa, saya tidak ingin mengecewakan negara saya."
(arp/key)











































