Rafa Menolak 'Teori Konspirasi'

Jelang Debrecen vs Liverpool

Rafa Menolak 'Teori Konspirasi'

- Sepakbola
Selasa, 24 Nov 2009 08:33 WIB
Rafa Menolak Teori Konspirasi
Liverpool - Sudah lolos ke babak 16 besar, Olympique Lyon bisa saja meyerahkan tiket kedua pada Fiorentina dengan sengaja tak tampil maksimal. Liverpool yang nasibnya di ujung tanduk, akan tersingkir jika konspirasi itu benar ada.

Dengan poin 10 dari empat pertandingan, Lyon menjadi klub pertama dari Grup E yang lolos ke babak knock out. Satu tiket tersisa tinggal diperebutkan oleh Fiorentina (9 poin) dan Liverpool (4 poin).

Dengan selisih poin yang cukup jauh tersebut, La Viola punya peluang lebih besar menyusul ke 16 besar. Cuma tiga poin yang dibutuhkan Alberto Gilardino dkk untuk memastikan keikutsertaan mereka di perdelapanfinal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi tersebut sangat mungkin terwujud Rabu (25/11/2009) dinihari nanti saat mereka menjamu Les Gones. Karena sudah memastikan lolos sejak matchday IV, klub Prancis itu bisa saja sengaja tak menurunkan kekuatan terbaiknya.

Kondisi ini jelas sangat dikhawatirkan Liverpool, yang nasibnya akan ditentukan dalam laga di Artemio Franchi tersebut. Sebesar apapun kemenangan Liverpool saat bertandang ke Debrecen tak akan berpengaruh jika Lyon bertekuk lutut di kaki Fiorentina.

Namun Rafa menolak adanya teori tersebut. Dia yakin Lyon akan tetap berusaha memetik kemenangan demi didapatnya posisi puncak klasemen, yang akan sangat penting dalam penentuan lawan di babak knock out nanti.

"Adalah sebuah keuntungan jika lolos di posisi pertama, jadi Lyon akan berusaha mendapatkan hal itu. Mereka pemain profesional yang bagus dan punya keinginan menang," ungkap Rafa seperti diberitakan Soccernet.

"(Kemenangan dan puncak klasemen) Itu juga bagus buat klub dan bisa memberi mereka tambahan uang, mereka ingin berada di atas karena mereka tak akan tahu bagaimana drawing (16 besar). Ambisi berada di puncak akan sangat bagus buat pelatih dan pemain Lyon. Saya yakin mereka akan melakukan itu," tegas Rafa kemudian.

(din/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads