Jika pada pertengahan September lalu Zlatan Ibrahimovic menjadi pusat perhatian dalam laga Inter kontra Barcelona di kota Milan, hari Selasa (24/11/2009) malam di Barcelona adalah momen khusus untuk Eto'o.
Jika Ibrahimovic menerima sambutan hangat saat kembali ke Giuseppe Meazza, meskipun ia pernah membuat geram sebagian Interisti karena merasa jumawa, Eto'o pun mendapat perlakuan serupa dari publik Nou Camp.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya menerima penerimaan yang luar biasa," tutur pemain berusia 28 tahun itu, dikutip situs resmi Inter seusai pertandingan yang dimenangi El Barca dengan skor 2-0 itu.
"Tidak ada yang senang kalau kalah. Jadi, ini malah yang negatif. Tapi sebagian fans Barcelona dan beberapa mantan rekan-rekan setim membuat saya merasa berada di rumah," sambung Eto'o yang pernah lima tahun memperkuat Los Cules.
Sejak membela Inter di musim ini, Eto'o belum mencetak gol di level Eropa. Itu sebabnya ia mencanangkan ambisi membuatnya di pertandingan terakhir saat timnya menghadapi Rubin Kazan.
"Kami harus fokus ke sana dan harus melupakan kejadian malam ini. Saya ingin mencetak gol melawan Rubin, karena itu akan menjadi gol yang menentukan," imbuhnya.
(a2s/arp)











































