Kegagalan Irlandia terjadi setelah Prancis mencetak sebuah gol di leg kedua playoff zona Eropa yang membuat skor akhir 1-1. Gol itu lahir setelah Henry dengan sengaja menyentuh bola dengan tangannya.
Irlandia lantas meminta FIFA menggelar partai ulangan, tapi ditolak. Sebagai gantinya, Presiden FIFA Sepp Blatter menawarkan untuk memberikan kompensasi yang bersifat moral dan bukan uang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Blatter tidak menjelaskan secara rinci apa bentuk kompensasinya, tapi secara tersirat ia menyatakan bahwa kompensasi itu 'bersifat simbolik'.
"Saat Anda melihat masalah ini, di mana seisi dunia melihat pelanggaran, maka seharusnya ada semacam kompensasi untuk Irlandia," ungkap pria asal Swiss itu kemudian.
"Kami akan melihatnya. Kemarin, Irlandia telah menarik tuntutannya dan mereka telah meminta bertemu kami dan kami akan melakukannya pekan depan," tuntas Blatter.
(arp/key)











































