Sebuah insiden terjadi jelang digelarnya Piala Afrika 2010. Sebuah bus yang mengangkut timnas Togo ditembaki, yang membuat seorang sopir dan seorang ofisial tim Togo tewas, serta sejumlah pemain luka-luka.
Insiden ini terjadi ketika bus yang membawa skuad arahan Hubert Velud itu berada dalam perjalanan dari Republik Demokratik Kongo menuju Angola, tempat dihelatnya Piala Afrika tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Striker utama Emmanuel Adebayor diberitakan telah meninggalkan tim nasional dan kembali ke klubnya, Manchester City. Demikian diberitakan Reuters, mengutip dari keterangan situs resmi City.
Meski begitu sejumlah pemain tim berjuluk Les Eperviers ini bertekad untuk tetap ambil bagian di Piala Afrika. "Kami baru saja melakukan pertemuan dengan sejumlah delegasi dan kami akan tampil pada hari Senin menghadapi Ghana," demikian seru gelandang Alaixys Romao.
"Sejumlah orang telah meninggal karena Piala Afrika, dan yang lain cedera. Kami tidak boleh menepikan pengorbanan mereka dan meninggalkan turnamen ini seperti layaknya pengecut," tegas pemain milik klub Grenoble (Prancis) itu.
"Bila kami tetap tampil, selain untuk menghormati mereka yang menjadi korban, yang kami lakukan juga merupakan langkah untuk membuat para pengacau itu menjadi tidak nyaman. Memang, pemerintah kami tak setuju sepenuhnya dengan apa yang kami mau. Namun kami semua bertekad tampil di kompetisi ini," serunya.
Keinginan Romao juga diamini oleh pemain lain. "Sebagai bentuk penghormatan kepada mereka yang telah tewas, tim nasional memutuskan untuk tetap tampil di Piala Afrika," sambung Thomas Dossevi seperti dilansir dari AFP.
"Kami semua sakit hati, tidak ada pesta lagi, namun kami bertekad menunjukkan siapa kami sesungguhnya, harga diri kami, dan bukti kami memang laki-laki sejati," tegas pemain yang memperkuat klub Nantes (Prancis) itu.
Meski begitu, belum ada keputsan resmi yang diambil.
(nar/nar)











































