Trauma, Adebayor Enggan Pikirkan Sepakbola

Trauma, Adebayor Enggan Pikirkan Sepakbola

- Sepakbola
Kamis, 14 Jan 2010 02:43 WIB
Trauma, Adebayor Enggan Pikirkan Sepakbola
Lome - Insiden penembakan yang menimpa timnas Togo beberapa waktu lalu sulit untuk dilupakan oleh Emmanuel Adebayor. Bahkan saking traumanya, ia sampai enggan memikirkan sepakbola untuk saat ini.

Kasus penembakan tersebut terjadi beberapa hari menjelang digelarnya Piala Afrika 2010. Timnas Togo yang baru saja akan berangkat menuju Angola ditembaki dengan senapan mesin. Tiga orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka akibat insiden ini.

Togo pun akhirnya menarik diri dari Piala Afrika 2010. Semula Les Eperives berencana untuk tetap ikut serta setelah masa berkabung selama tiga hari berakhir. Namun akhirnya CAF (Federasi Sepakbola Afrika) memutuskan untuk mencoret Togo dari Angola 2010.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya merasa ketakutan setiap hari. Saat ini saya sulit untuk makan, saya kehilangan berat badan. Hal ini sangat sulit untuk semua orang," aku Adebayor seperti dilansir ESPN Star.

"Saya butuh waktu untuk memulihkan diri dulu dan kembali ke lapangan pada saat yang tepat. Pelatih dan tim saya paham hal ini, dan itu yang penting. Mereka tahu saya butuh waktu."

Apa yang membuat pemain berusia 25 tahun ini semakin trauma adalah kejadian salah seorang ofisial tim yang meninggal di hadapannya. Diakuinya, itu adalah hal paling tragis yang pernah ia alami.

"Hal ini sangat sulit karena salah seorang press officer kami meninggal di tangan saya. Itu adalah kejadian paling tragis yang pernah saya alami."

"Dia meninggal di tangan saya. Itu sangat sulit," tukasnya lagi. (roz/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads