Kamerun Dihukum Gara-gara Seragam
Sabtu, 17 Apr 2004 07:00 WIB
Jakarta - Gara-gara seragam satu setnya timnas Kamerun akhirnya mendapatkan hukuman dari FIFA. Asosiasi sepakbola dunia itu memotong nilai mereka di kualifikasi Piala Dunia 2006 plus denda buat tim Afrika itu. Seragam timnas Kamerun, yang berbentuk bodysuit yang tak memisahkan kaos dengan celananya itu, sempat dipakai tim βSinga Afrikaβ dalam perhelatan Piala Afrika lalu. Dalam ajang paling bergengsi di benua hitam itu, Kamerun memakai seragam yang kontroversial itu hingga gugur di babak perempat final dari Nigeria. Kaos nyambung celana yang dibuat oleh produsen olah raga βPumaβ itu memang sudah lama mengundang kecaman dari FIFA. Ketua FIFA, Sepp Blatter, bahkan sempat mengancam akan memperkarakan seragam Kamerun jika mereka nekat menggunakannya. Nyatanya mereka tetap menggunakan seragam itu di Piala Afrika lalu, hingga mereka pun kini menuai akibatnya. βMeskipun menimbulkan pertentangan, Kamerun tetap mempergunakan seragam yang dilarang itu hingga perempat final (Piala Afrika),β ujar sebuah pernyataan FIFA yang dilansir oleh AP, Sabtu (17/4/2004). Sebagai hukuman, FIFA memutuskan untuk memotong perolehan angka Kamerun dalam kualifikasi Piala Dunia 2006 sebanyak enam angka. Selain itu, negara yang tergabung bersama Mesir, Pantai Gading, Benin, Libya, dan Sudan di kualifikasi itu juga dikenai denda sebesar 155.000 Dollar. Badan tertinggi sepakbola dunia tampaknya ingin memastikan kalau Kamerun akan berhenti mempergunakan seragam yang mereka klaim βtak tepat untuk dipergunakan dalam permainan sepakbolaβ. Sebelumnya, Kamerun juga pernah bikin heboh kala memperkenalkan kaos buntung, alias kaos tanpa lengan, yang juga berakhir 'tragis' karena diprotes FIFA. (mel/)











































