Emmanuel Adebayor dkk memutuskan untuk batal mengikuti turnamen tersebut pasca serangan yang menewaskan beberapa orang dan melukai sejumlah anggota tim. Saat itu bus mereka ditembaki kala melakukan perjalanan dari Republik Demokratik Kongo ke Angola.
Peristiwa mengerikan ini memaksa pemerintah Togo memanggil pulang pasukannya. Dan secara otomatis, Togo pun didiskualifikasi dari Piala Afrika.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini merupakan kekecewaaan besar. Sangat tidak bisa diterima. Saya tidak menemukan kata-kata yang tepat, tapi diperlakukan begini oleh CAF...terus terang, tidak ada belas kasihan dari mereka," sesal Ayite kepada RMC yang dikutip Yahoosports.
"Saya tidak dapat mengungkapkannya lagi. Saya tidak habis pikir," demikian Ayite.
Kekecewaan mendalam yang striker kelahiran Prancis 24 tahun lalu ini bertambah. Ia mengklaim CAF pernah meyakinkan timnya bahwa mereka tidak akan dijatuhi sanksi apapun jika mundur dari Piala Afrika pasca serangan.
(roz/roz)











































