Bertanding di depan pendukungnya sendiri, Inggris sempat tertinggal satu gol di 45 menit pertama pertandingan. Namun tuan rumah akhirnya bisa membalikkan keadaan melalui dua gol Peter Crouch dan satu dari Shauwn Wright Philips di babak kedua.
Dalam laga yang dilangsungkan di Wembley tersebut, Mesir, yang merupaka juara Piala Afrika 2010, mampu membuat Steven Gerrard kerepotan. Tampil lebih superior, tim tamu menjebol gawang Inggris lewat Mohamed Zidan di menit 23.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mesir tim yang bagus dan mereka tampil sangat baik di babak pertama -- saya banyak belajar dari mereka. Gaya sepakbola Afrika Utara berbeda dengan gaya Afrika Tengah atau Afrika Selatan, dan seperti itulah kami menduga Aljazair akan bermain -- tempo tinggi dan teknik hebat," sahut Capello usai pertandingan.
Terkait kemenangan yang akhirnya bisa diraih, selain menyanjung Peter Crouch, mantan pembesut AC Milan, Juventus dan Real Madrid itu juga mengaku dapat keuntungan dengan turunnya kondisi fisik pemain lawan. Secara keseluruhan Capello mengaku puas dengan performa skuadnya.
"Saya pikir Mesir berlari terlalu banyak di babak pertama dan mereka kelelahan di babak kedua."
"Kami menciptakan empat kesempatan di babak pertama dan (Jermain) Defoe bisa mencetak dua gol jadi saya puas dengan babak pertama meski kami kalah (di paruh pertama)," tutup Capello di Reuters.
(din/a2s)











































