Milan yang terbebani untuk melakukan balas dendam setelah menelan kekalahan 2-3 di leg pertama pulang dengan tangan hampa campur malu. Alih-alih mendulang kemenangan, mereka malah dihajar 0-4 oleh MU yang tampil beringas di depan publik Old Trafford pada leg kedua babak perdepalanfinal Liga Champions.
Dalam laga itu Milan memang tampak bermain dengan beban. Selain gagal mengimbangi tempo cepat MU, tim tamu juga serba salah untuk menerapkan taktik menyerang secara frontal karena sewaktu-waktu 'Setan Merah' siap menerkam bila ada ruang terbuka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir banyak yang perlu dianalisis dan ini bukan saat yang tepat. Terlepas dari fakta bahwa di babak pertama kami sebenarnya bisa membuat keadaan menjadi berbeda, ini merupakan yang mutlak untuk Manchester United," tuturnya di Football Italia.
"Kami tahu dibutuhkan performa yang luar biasa untuk membalik kekalahan di leg pertama. Namun Manchester Uniuted sangat kuat dan mampu mencetak gol secara dini," sambungnya.
(fjp/key)











































