Sama-sama memasang tiga pemain depan, pertandingan berjalan sengit dalam tempo tinggi di 10 menit pertama. Aksi individu Florent Malouda yang dihentikan Lucio di dalam kotak penalti dibalas dengan tendangan keras Maicon dari luar kotak terlarang.
Sebuah sepakan Michael Ballack yang melenceng tipis dari tiang jauh Inter menjadi peluang Chelsea berikutnya. Sekali lagi tim tamu membalas ancaman tersebut, kali ini lewat tendangan bebas Wesley Sneijder yang gagal ditanduk beberapa pemain Inter di muka gawang Ross Turnbull.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di menit 32 Inter mendapat kesempatan terbaiknya membuka keunggulan. Menyundul bola hasil umpan Maicon yang gagal dihalau Terry di tiang jauh, bola yang diarahkan Eto'o dengan kepalanya melayang di atas mistar setelah terlebih dulu memantul di tanah.
Di lima menit terakhir babak pertama, Chelsea dibuat frustrasi oleh penampilan bek-bek Inter. Salah satunya adalah saat Malouda berhasil melepaskan diri dari kawalan beberapa pemain dan melepaskan tendangan di dalam kotak penalti. Tapi bola sama sekali tak mengarah ke gawang Julio Cesar karena Samuel memblok si kulit bundar sambil menjatuhkan diri.
Tak sampai semenit berselng gantian Thiago Motta menjadi penyelamat gawang Nerazzurri. Mengontrol bola yang diumpan Drogba dengan dada, meski terlihat sedikit kerepotan Anelka berhasil membelokkan bola ke dalam gawang. Si kulit bundar sudah melewati Cesar dan terlihat akan masuk ke gawang, namun Motta dengan cepat membuangnya ke sisi kiri lapangan.
Sebuah tendangan bebas Drogba yang mudah diamankan Cesar membuka babak kedua. Tak lama berselang kiper asal Brasil itu membuat penyelamatan pertamanya saat memblok tendangan keras Malouda dari sudut sempit di tepi kotak penalti.
Di menit 60 fans Chelsea dibuat ketar-ketir saat Pandev lolos dari pengawasan dan menusuk dari tengah lapangan ke dalam kotak penalti. The Blues beruntung Yuri Zhirkov bergerak cepat menghalau bola yang disepak sang striker.
Peluang lain datang buat Inter melalui Militto lima menit berselang. Lolos dari jebakan offside dan tinggal berhadapan dengan Turnbull, bola yang dibelokkan striker Argentina itu ke tiang jauh melebar dari sasaran. Gempuran Inter berlanjut saat tandukan Motta melayang di atas mistar saat menjemput umpan tendangan bebas Sneijder.
Saat tekanan yang dilancarkan untuk menjebol gawang Inter tak kunjung membuahkan hasil, gawang Chelsea justru jebol di menit 78. Eto'o menjadi mimpi buruk The Blues lewat gol yang dia lesakkan.
Sneijder menjadi otak di balik gol ini dengan umpan jelinya pada Eto'o di sisi lapangan yang berbeda. Memanfaatkan kelengahan pemain belakang The Blues, Eto'o lolos dari kawalan dan mengalahkan Branislav Ivanovic dalam adu sprint untuk kemudian memperdaya Ross Turnbull dengan sepakan terarah ke sisi kiri. Gol di menit 78 itu mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk Inter.
Di menit 88 bencana buat Chelsea bertambah menyusul diusirnya Drogba dari lapangan. Striker legam itu dapat kartu kuning kedua karena dianggap melakukan pelanggaran terhadap Motta dalam sebuah kemelut di kotak penalti Inter.
Tak ada gol tambahan tercipta di empat menit waktu tambahan yang diberikan wasit. Skor 1-0 pun bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga usai. (din/arp)











































