Inter menjadi satu-satunya wakil Italia yang lolos dari babak 16 besar setelah menang agregat 3-1 atas Chelsea. AC Milan dan Fiorentina yang jadi dua wakil Italia lainnya dibuat tak berdaya oleh Manchester United serta Bayern Munich.
Kemenangan atas Chelsea juga mencuatkan kebangaan publik Italia, mengingat mereka berhasil mematahkan dominasi Inggris yang dalam beberapa musim ke belakang hampir selalu menempatkan tiga wakilnya di babak delapan besar dan bahkan hingga semifinal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi serupa terjadi saat Inter menang 2-1 di leg pertama. Kala itu cuma Mario Balotelli yang membawa bendera Italia di atas lapangan. Striker keturunan Ghana itu juga masuk sebagai pemain pengganti di menit 58 setelah Motta ditarik keluar lapangan.
"Anda mungkin berpikir begitu saat menyaksikan Liga Champions, tapi sebenarnya kondisinya tidak eperti itu. Contohnya, apakah ada Italia di Inter, yang semua pemainnya asing, termasuk si pelatih," seru Lippi di Football Italia.
Pernyataan Lippi ini bisa menyulut perselisihan lebih jauh antara dirinya dengan Jose Mourinho. Di awal 2010 lalu Lippi memutuskan tidak mengunjungi camp latihan Inter karena banyaknya pemain asing di skuad Nerazzurri. Padahal sebelumnya dia bergantian menyambangi markas Milan dan Juventus.
Di awal musim Lippi juga dapat kritik Mourinho menyusul pernyataannya yang menjagokan Bianconeri.
Skuad Inter di dua laga kontra Chelsea
Leg I: Julio Cesar, Walter Samuel, Lucio, Javier Zanetti, Maicon, Esteban Cambiasso, Welsey Sneijder, Thiago Motta (Mario Balotelli 58), Dejan Stankovic (Sulley Muntari 84), Diego Milito, Samuel Eto'o (Goran Pandev 68).
leg II: Julio Cesar; Maicon, Lucio, Walter Samuel, Javier Zanetti; Esteban Cambiasso, Wesley Sneijder (McDonald Mariga '85), Thiago Motta (Marco Materazzi '90); Goran Pandev (Dejan Stankovic '75), Samuel Eto'o, Diego Milito
(din/key)











































