Media Spanyol sekitar dua hingga tiga pekan lalu menjadikan Barcelona bulan-bulanan sasaran kritik. Xavi Hernandes dkk bahkan disebut tengah berada dalam performa terburuknya menyusul penampilan yang tak meyakinkan di Liga Spanyol plus hasil imbang 1-1 atas VfB Stuttgart di leg pertama.
Tudingan media tersebut sesungguhnya tak bisa disanggah karena dalam beberapa kesempatan Barcelona seperti kehilangan sentuhan dan ciri khasnya, hal mana membuat mereka sempat menderita kekalahan mengejutkan dan kemudian digusur Real Madrid di klasemen La Liga Primera.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seberapa hebat performa Barca bisa dilihat dari jumlah gol yang berhasil dibuat. Tapi lebih dari itu, Pep Guardiola, yang ditinggal Xavi Hernandes, tetap mampu meramu timnya untuk tampil sangat agresif dan menguasai permainan hampir di sepanjang laga.
Situs resmi UEFA malah menyebut kalau kemenangan 4-0 tersebut merupakan salah satu penampilan terbaik Barcelona di sepanjang musim ini. Satu hal lain yang membuat Barca bisa memandang optimistis adalah penampilan luar biasa Lionel Messi, yang dinilai 10 oleh situs Marca.
Kemenangan empat gol tanpa balas sekaligus menjadi skor terbesar yang dibuat Barcelona di Liga Champions musim ini, gol terbanyak Barca sebelumnya di musim ini cuma dua. Total dari tujuh pertandingan yang dilakoni Barca, mereka berhasil mengumpulkan tiga kemenangan, tiga hasil imbang dan sekali kalah.
Masih ada lima pertandingan lagi yang harus dilalui Barcelona untuk bisa mempertahankan gelar juaranya, itu bisa termasuk pertemuan dengan tim kuat semisal Manchester United dan Inter Milan. Namun jika bisa mempertahankan performa seperti dalam laga dinihari ini, bukan tak mungkin Barcelona menjadi tim pertama yang bisa mempertahankan gelar juara Liga Champions.
(din/arp)











































