Inter masih ingat benar sakitnya dipukul dua tim yang juga berduel di final musim lalu tersebut. Musim ini di fase grup, Inter hanya bisa menahan seri Barca 0-0 di Giuseppe Meazza untuk kemudian dihantam Barca 2-0 di Camp Nou. Untungnya Inter masih tetap lolos dengan status runner-up di bawah Barca.
Nasib La Benamata musim lalu lebih tak mengenakkan. Berjumpa MU di perdelapanfinal, Inter lagi-lagi diredam 0-0 untuk kemudian keok dengan skor 0-2 saat bertandang ke markas MU. Inter pun tersisih sementara MU terus melaju sampai final sebelum ditekuk Barca.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anda tak bisa memilih dan menentukan (siapa yang jadi lawan) di tahap ini, tapi logikanya tentu lebih baik jika bisa menghindari tim seperti Barcelona dan Manchester United," kata pria asal Portugal tersebut seperti dikutip Reuters.
Jika Inter dapat mengatasi CSKA, di semifinal ada kemungkinan mereka bakal kembali berjumpa Barca yang dipertemukan dengan Arsenal di perempatfinal. Dan seandainya Inter mampu melakukan revans atas Barca, maka Diego Milito cs berpeluang balas dendam kepada MU di final, dengan catatan 'Setan Merah' tak terlebih dulu kandas.
(krs/a2s)











































