Secara total, Italia sebelumnya masih punya empat klub yang berlaga di babak 16 besar Liga Champions dan 16 besar Europa League. Namun saat masuk babak perempatfinal, tinggal Inter sendirian mengusung panji-panji negara semenanjung tersebut.
Di Liga Champions, AC Milan kalah telak atas Manchester United, juga Fiorentina yang gagal mengatasi Bayern Munich. Kondisi serupa terjadi di Europa League, di mana Juventus kalah telak 1-4 saat melawat ke Fulham.
Atas dasar Itulah sukses Inter di pentas Eropa kemudian menjadi sangat penting buat sepakbola Italia. Keberhasilan menundukkan CSKA Moscow dan terus melaju di Liga Champions akan menjaga nama Italia di pentas sepakbola Eropa.
Bukan itu saja, di ranking koefisien liga milik UEFA, posisi tiga yang kini dimiliki Italia dapat ancaman serius dari Jerman. Jika sampai turun ke posisi empat, maka jatah klub ke Liga Champions untuk musim 2011/2012 akan berkurang dari yang sebelumnya empat menjadi hanya tiga.
"Kekalahan 1-4 atas Fulham sangat buruk buat Juventus, dan juga sepakbola Italia dan ranking UEFA. Sekarang kami butuh Inter untuk tampil bagus untuk diri mereka sendiri di Liga Champions, juga buat sepakbola Italia yang terancam digeser Jerman di ranking UEFA," ungkap Presiden FIGC, Giancarlo Abete.
"Jangan lupa kalau Jerman punya tiga tim di babak perempatfinal di dua kompetisi Eropa," lanjut Abate menyinggung keberadaan Bayern Munich, Wolfsburg dan Hamburg.
Di babak perempatfinal, jalan yang dilalui Inter relatif mudah karena mereka "hanya" akan menghadapi CSKA Moscow. Namun Abate mengingatkan agar Javier Zanetti dkk tak lengah dan memandang sebelah mata tim Rusia itu.
"Inter jelas dapat undian yang bagus saat dipertemukan dengan CSKA Moscow, tapi dalam kasus seperti ini mereka tak seharusnya memandang lemah lawan. Selain itu, jika bisa lolos ke babak selanjutnya mereka akan bertemua Barcelona atau Arsenal," pungkas Abate di Football Italia.
(din/din)











































