Final Liga Champions musim 1998-1999 menjadi salah satu partai yang akan selalu dikenang. Bertempat di Nou Camp, 26 Mei 1999, Manchester United menjuarai kompetisi antarklub Eropa itu dengan kemenangan 2-1 atas Bayern.
Laga tersebut berjalan sangat dramatis, dan bahkan menjadi salah satu yang paling dramatis sepanjang sejarah Liga Champions. Adalah comeback luar biasa The Red Devils yang membuat laga tersebut banyak dikenang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagaimana sejarah mencatat, keajaiban baru terjadi di masa injury time. Di menit-menit penghabisan laga tersebut MU berhasil membuat dua gol melalui dua pemain yang belum lama dimasukkan Sir Alex Ferguson: Teddy Sheringham (90+1) dan Ole Gunnar Solskjaer (90+3).
Dinihari tadi skenario yang serupa tapi tak sama tersaji di Allianz Arena, saat Bayern menjamu MU di babak delapan besar Liga Champions. Yang berbeda dari Nou Camp 1999 dan Allianz Arena 2010 tentu saja tim yang keluar sebagai pemenang.
The Bavarians yang berstatus tuan rumah dikejutkan dengan gol Wayne Rooney saat laga baru berusia satu menit. Namun lewat perjuangan luar biasa, gol penyama berhasil dilesakkan Franc Ribery di menit 76, sebelum ditambah Oliva Olic juga di masa injury time.
Well, meski kalah MU tak layak terlalu berduka dalam dengan hasil laga dinihari tadi, sebagaimana Bayern meratapi kegagalan 11 tahun silam. Soalnya The Red Devils masih punya kesempatan membalikkan keadaan dan mengamankan tiket ke semifinal dengan memenangi leg kedua yang akan digelar di Old Trafford pekan depan.
(din/krs)











































