Dalam laga leg pertama perempatfinal Liga Champions di Emirates Stadium, Kamis (1/4/2010) dinihari WIB itu, Arsenal lebih banyak ditekan sepanjang laga oleh Barca. Bahkan di babak pertama, penguasaan bola Barca mencapai 71 persen berbanding 29 milik mereka. Meski begitu Arsenal masih bisa memaksakan skor imbang tanpa gol di fase itu.
Namun, babak kedua baru berjalan satu menit Zlatan Ibrahimovic menjebol gawang Manuel Almunia. Dan pada menit ke-59 Ibra makin bikin Arsenal kesulitan lewat gol keduanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebuah hasil yang patut disyukuri sekaligus disesali oleh 'Pasukan Gudang Peluru' itu. Disyukuri karena Arsenal boleh dibilang menjadi underdog dalam laga itu mengingat Barca berstatus sebagai juara bertahan dan kualitas skuad milik Pep Guardiola itu.
Tapi Wenger menyesali Arsenal yang dinilai bermain gugup di awal-awal laga itu sehingga Barca mampu menciptakan banyak peluang. Dan terlebih lagi Wenger menganggap dua gol Ibra semestinya tak terjadi andaikan anak-anak asuhnya tak kehilangan konsentrasi.
"Kami tampak gugup dalam memulai pertandingan ini. Kami terlalu mudah kehilangan bola, tapi adilnya mereka (Barca) walaupun menyerang tapi membuang banyak kesempatan," ucap Wenger usai laga di BBC.
"Yang saya sesalkan adalah kami terlalu mudah memberikan dua gol tandang bagi mereka. Itulah yang tidak bisa kami mengerti, walaupun aku tidak menyangkal kami bermain melawan tim yang hebat," pungkas enger.
Pekan depan giliran Arsenal yang akan menyambangi Nou Camp. Dengan skor 2-2 seperti, Arsenal harus mau tak mau harus menang atau minimal meraih hasil seri 3-3 untuk dapat lolos ke semifinal. (mrp/krs)











































