Old Trafford, Kamis (8/4/2010) dinihari WIB, akan jadi saksi siapa yang lolos ke semifinal antara Manchester United atau Bayern. Kaki Bayern sedikit di depan usai menang 2-1 di leg pertama di Allianz Arena.
Namun, bukan berarti jalan Bayern akan mudahΒ karena dengan hanya menang 1-0, MU yang akan lolos untuk menantang Lyon atau Bordeaux di babak empat besar. Dengan dukungan para Mancunian di 'Teater Mimpi', rasanya tak sulit untuk melakukannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini dengan menipisnya stok di lini depan, mau tak mau Sir Alex Ferguson harus mengandalkan Berbatov di lini depan. Masalahnya adalah Berbatov kerap didatangi penyakit yang bernama 'inkosinstensi' dan itu sudah berlangsung sejak dibeli dari Tottenham Hotspur musim lalu.
Di musim ini pun, Berbatov kembali menunjukkannya. Dari 28 kali penampilannya di seluruh kompetisi, Berbatov baru mencetak 12 gol dan itu cuma bisa dilakukannya di Liga Inggris. Di Liga Champions? Nihil.
Meski secara kasat mata dari statistik gol, Berbatov belum ganas, tapi Van Gaal menilai Berbatov tetaplah seorang striker yang berbahaya dan sepanjang 90 menit akan selalu jadi ancaman bagi The Bavarians.
"Aku selalu menyukai Berbatov. Aku ingin membelinya ketika aku melatih di Ajax dan saat itu dia masih di Bayer Leverkusen," tukas pelatih Bayern itu di The Sun.
Selama memperkuat Leverkusen dari 2001 sampai 2006, pemain 29 tahun itu terhitung striker haus gol dengan mencetak 90 gol dari 200 penampilannya.
(mrp/roz)











































