Soal Ribery, Bayern Tutup Mulut

Jelang Bayern vs Lyon

Soal Ribery, Bayern Tutup Mulut

- Sepakbola
Rabu, 21 Apr 2010 01:22 WIB
Soal Ribery, Bayern Tutup Mulut
Munich - Terganjal kasus prostitusi ilegal, Franck Ribery tak mendatangi konferensi pers jelang semifinal Liga Champions. Soal status winger andalannya itu Die Rotten menolak berkomentar.

Kabar mengejutkan datang buat sepakbola Prancis Senin (19/4/2010) kemarin waktu setempat. Ribery bersama Sidney Govou dipanggil pihak kepolisian sebagai saksi terkait kasus prostitusi ilegal. Kabarnya akan ada pemain timnas Prancis lainnya yang bakal ditanyai terkait kasus yang sama.

Selain mengguncang skuad les Bleus jelang Piala Dunia 2010 yang tak sampai dua bulan lagi dimulai, Bayern Munich juga merasakan efek yang nyaris sama. Sebagaimana diketahui, Ribery adalah andalan utama klub tersebut jelang pertemuan dengan Olympique Lyon di semifinal Liga Champions.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena harus memenuhi panggilan kepolisian, Ribery terpaksa absen dalam konferensi pers jelang laga tersebut, Selasa (20/4/2010). Posisinya pun digantikan Philipp Lahm. Saat ditanya wartawan soal kelanjutan kasus yang menimpa Ribery, kubu Bayern kompak tutup mulut.

"Kepala penyiaran kami mengingatkan agar kami tidak membicarakan soal hal itu. Franck...telah memberi banyak musim ini dan ingin menuntaskan dengan hasil bagus karena kami masih punya peluang meraih tiga gelar," sahut Daniel Van Buyten seperti dikutip dari Reuters.

Terlepas dari masalah hukum yang kini sedang dialami, Ribery sebelumnya diragukan bisa tampil dalam laga yang akan dilangsungkan di Allianz Arena, Kamis (22/4/2010) dinihari WIB itu. Dia mengalami masalah pada otot saat mengantar Bayern menang 7-0 di Liga Jerman dan absen di sesi latihan Senin.

"Franck terlihat dalam kondisi baik dan dia sudah berlatih penuh hari ini. Dia terlihat berada dalam level yang bagus dan terlihat dia akan bisa bermain dalam laga besok," ungkap Asisten Pelatih, Andries Jonker.
(din/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads