Barcelona bukanlah klub yang asing bagi Mourinho. Ia pernah bekerja di Nou Camp sebagai asisten sekaligus penerjemah untuk Sir Bobby Robson kala pelatih asal Inggris itu membesut El Barca pada 1996.
Dari sanalah Mourinho kemudian belajar banyak hal. Selain mengasah kemampuannya dalam berbahasa Inggris, ia juga banyak mengambil ilmu kepelatihan dari Sir Bobby dan kemudian suksesornya, Louis Van Gaal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anda bisa melihat keseluruhan sejarah dari Barca, mulai dari dream team milik (Johan) Cruyff, tim milik Van Gaal, tim (Frank) Rijkaard yang memenangi Liga Champions, Pep (Guardiola) yang juga memenangi Liga Champions dan orang yang datang setelah Pep," ujarnya kepada Sky Sports.
"Ini adalah sebuah sekolah sepakbola, fantastis. Ini adalah sebuah sekolah yang mana kami belum bisa mencapainya, tetapi saya harap Inter bisa seperti ini nanti," lanjutnya.
Entah apakah yang dikatakan Mourinho ini murni sebuah pujian atau malah psy war, mengingat Inter kini tengah bentrok dengan Barca di babak semifinal Liga Champions. Pada pertemuan pertama, Rabu (21/4/2010) dinihari WIB, Inter sukses membungkam Barca 3-1.
(roz/arp)











































