Jabatan pelatih timnas Inggris boleh dibilang sebagai pekerjaan yang prestisius karena menangani salah satu tim yang sering menjadi favorit. Gaji yang didapatkan pun cukup menggiurkan.
Namun gengsi dan materi yang diterima juga berbanding lurus dengan tantangan yang ada. Arsitek The Three Lions hampir selalu menjadi sorotan, terutama bila timnya gagal. Apalagi media dan publik di Negeri Ratu Elizabeth dikenal "kejam".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manajer MU sejak 1986 itu tidak merinci kapan tawaran itu datang, namun diperkirakan itu terjadi sekitar 10-15 tahun silam, di mana dia diproyeksikan sebagai pengganti Terry Venables atau Glenn Hoddle.
Apa alasan Ferguson menolak tawaran tersebut? "Bagi saya, jabatan itu bagaikan meracuni cawan yang digunakan untuk peribadatan suci. Ini merupakan pekerjaan yangΒ mengerikan. Ditambah lagi fakta bahwa saya merupakan orang Skotlandia, itu bisa menjadi titik lemah bagi saya. Faktor tersebut penting, tidak peduli dari sudut pandang mana Anda melihatnya," pungkas manajer yang sejauh ini telah menghadirkan 26 trofi bersama The Red Devils itu. (nar/nar)











































