Sebagai juara bertahan Piala Eropa, Spanyol mengawali kampanyenya di Grup I bersama Republik Ceko, Skotlandia, Lithuania dan Liechtenstein. Nama terakhir akan jadi lawan pertama La Furia Roja, Jumat (3/9/2010) malam atau Sabtu dinihari WIB. Dan tiga hari berselang mereka akan melawan Argentina dalam partai persahabatan.
Usai Piala Dunia lalu, Spanyol sebenarnya sudah tampil melawan Meksiko dan berakhir imbang 1-1. Tapi dua laga di September ini bisa jadi tes awal bagi tim Vicente Del
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini pulalah yang ditegaskan oleh gelandang Spanyol Sergio Busquets yang meminta para rekannya agar tak lupa 'menginjakkan kakinya' di bumi lagi, karena perjuangan ke depannya akan makin berat buat mereka.
"Memenangi titel juara dunia sudah harus usai sekarang. Itu akan tercatat dalam sejarah dan kini kami harus memulainya lagi," tegas Busquets di ESPN.
Dengan materi tim yang sekarang jelas Liechtenstein bukan lawan sebanding untuk Fernando Torres dkk. Apalagi tim asuhan Hans-Peter Zaugg itu sudah tak menang di laga internasional sejak tiga tahun lalu. Namun Busquets mengingatkan untuk Spanyol belajar dari laga pembuka di Afrika Selatan saat mereka kalah 0-1 dari Swiss.
"Persahabatan melawan Argentina sangat menarik namun pertama yang terpenting adalah laga melawan Liechtenstein. Kami bermain untuk tiga poin dan kami harus memulai dengan baik di kualifikasi Piala Eropa," tegas pemain Barcelona itu.
"Ketika kami kalah dari Swiss kami tidak buruk dan kami kini bukan yang terbaik atau bahkan berpikir kami tidak terkalahkan. Ketika Anda meraih kesuksesan orang-orang akan menuntut banyak dari Anda," pungkas pesepakbola 22 tahun itu.
(mrp/key)











































