Hart memulai debutnya di timnas Inggris dua tahun lalu sebagai David James dalam partai persahabatan melawan Trinidad & Tobago. Inggris saat itu menang 3-0 dan Hart masuk di babak kedua.
Sesudahnya Hart kerap beberapa kali dipanggil oleh Capello namun selalu jadi pilihan ketiga dan tak pernah dimainkan. Di Piala Dunia 2010 pun Hart dibawa namun ia kalah saing dengan James dan Robert Green.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sering dikritik soal hal itu, Capello angkat bicara soal alasannya belum mempercayai mantan kiper Shrewsbury Town itu sebagai England No.1. Capello menilai Hart pada 2008 adalah Hart dengan pribadi yang tinggi dan cepat puas karena mendapat panggilan ke timnas di usianya yang terbilang muda.
"Dia kiper yang bagus. Dia bisa berkembang dan harus banyak berlatih. Saya ingat ketika saya memilihnya dua tahun lalu, dia bukanlah pemain yang sama. Dia tidak mempunyai fokus yang sama dalam pertandingan dan latihan," tutur Capello kepada Independent.
"Dia mungkin terlalu cepat bermain di tim inti (Inggris) dan mulai berpikir, 'Saya yang terbaik'," lanjut Capello.
Namun sekarang Capello tampaknya sudah jatuh hati pada Hart yang dinilai sudah banyak berubah dan mulai bermain dengan "hati". Ini ditunjukkan Capello saat memilih Hart sebagai penjaga gawang utama di dua laga Inggris terakhir, melawan Hongaria dan Bulgaria.
"Joe Hart adalah seorang kiper yang sangat bagus. Dia sangat meningkat pesat musim lalu ketika bermain bersama Birmingham. Itu adalah periode yang sangat penting untuknya," ungkap Capello.
"Dengan banyak pemain muda, hal terpenting adalah kualitasnya. Kini semuanya terserah dia," lugas pelatih asal Italia itu.
Hart diprediksi akan jadi orang nomor satu di bawah mistar Inggris dalam beberapa tahun ke depan jika mampu mempertahankan konsistensinya saat ini. Bahkan di level klub, ia sudah menyingkirkan Shay Given sebagai kiper nomor satu Manchester City.
(mrp/key)











































