Domenech dipecat pada awal bulan Juli usai gagal membawa Prancis berprestasi di Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Di sana, Les Bleus imbang sekali dengan Uruguay dan takluk di tangan Meksiko dan Afsel.
Rupanya, pemecatan itu tidak bisa diterima oleh kubu Domenech. Selain karena kontrak Domenech harusnya baru berakhir pada 31 Juli, Domenech juga merasa ada alasan politis di balik pemecatannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada yang sengit, tidak ada kebencian," kata Connesson kepada Radio RTL seperti yang diwartakan Soccernet.
"Tuan Domenech cuma terkejut karena Federasi mengambil keputusan politis seperti itu. Menimpakan tanggung jawab kepada pribadi atas krisis kolektif adalah pelanggaran kode etik," lanjut Connesson.
"Menimbang keadaan yang tidak menguntungkan itu, juga kesenioran klien saya, kami akan meminta ganti rugi senilai tiga tahun gaji, senilai 2,9 juta euro," pungkas dia.
(arp/rin)











































