Seperti sudah diketahui jika Lionel Messi akhirnya yang merebut gelar tersebut. Untuk kedua kalinya secara beruntun, Messi meraihnya dan di tahun 2010 ia mengalahkan rekan setimnya di Barcelona, Xavi Hernandez dan Andres Iniesta.
Jelas ini merupakan sebuah 'kejutan' mengingat Xavi atau Iniesta dirasa banyak pihak khususnya masyarakat Spanyol lebih laik mendapatkan gelar itu. Apalagi kalau bukan karena keberhasilan membawa timnas La Furia Roja berjaya di Piala Dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun soal kontribusi buat tim atau negaranya, Messi 'cuma' memberi gelar titel La Liga dan Argentina pun hanya perempatfinalis di Afrika Selatan. Bahkan pesepakbola 23 tahun itu tak mencetak satu gol pun di sana.
Bahkan Messi mengaku terkejut saat dirinya terpilih kembali jadi pemain terbaik dunia. Jelas ini mengundang pertanyaan sendiri, apa sebenarnya kriteria yang digunakan para voter yang terdiri dari pelatih dan kapten timnas negara anggota FIFA serta beberapa jurnalis terpilih dari penjuru dunia.
Tapi apa yang sudah terjadi biarlah berlalu. Maka tak heran jika seorang Iker Casillas menilai selalu ada kontroversi dalam sepakbola terutama dalam award-award seperti ini.
Dia mencontohkan kenapa Wesley Sneijder yang berjasa besar mengantar Inter Milan meraih Treble Winner musim lalu serta membawa Belanda hingga ke final Piala Dunia, bahkan tak masuk dalam nominasi.
"Penghargaan seperti ini selalu mengundang hal kontroversial seperti Wesley Sneijder seharusnya masuk dalam nominasi itu, namun nyatanya tidak. Apa yang dihitung adalah hasil voting dan Anda tak bisa berkata apapun sebelum itu dilakukan," tutur Casillas seperti dilansir AS.
"Kalau menurut pandangan saya pribadi, tentunya saya ingin para pemain Spanyol yang terpilih. Namun tentu saja Leo adalah pemain terbaik dunia seperti halnya Cristiano (Ronaldo) dan Anda tidak bisa bilang itu tidak adil. Tapi Anda pastinya lebih ingin jika teman Anda yang memenanginya," tuntas kiper yang masuk dalam FIFA Team XI 2010 itu.
So bagaimana dengan Anda? Setuju apa tidaknya itu semua kembali ke diri masing-masing.
(mrp/a2s)











































