ABN AMRO: Belanda Pantas Juara

Jelang Euro 2004

ABN AMRO: Belanda Pantas Juara

- Sepakbola
Senin, 07 Jun 2004 23:58 WIB
Jakarta - Tim mana yang Anda harapkan menjadi juara Euro 2004? Jika jawabannya Belanda, maka Anda sependapat dengan para pengamat ekonomi dari Bank ABN AMRO. Bank asal 'Negeri Kincir Angin' itu menjagokan Belanda karena ekonomi negara ini tengah berada di level terendah. Apa hubungannya? Para eksekutif berdasi itu tak bermaksud 'sok nasionalis' dengan mengharapkan negara asal mereka menjadi juara di Portugal. Masalahnya bukan karena masyarakat haus gelar internasional melainkan didasari oleh perhitungan soal ekonomi."Kami bertaruh untuk Belanda, bukan karena kami dari Belanda tentunya, namun karena kami adalah pengamat ekonomi," ungkap ABN AMRO seperti dikutip reuters, (7/6/2004). Dalam sebuah laporan yang diberi judul 'Soccernomics 2004' itu, para ekonom itu mencoba mempresentasikan hitung-hitungan ekonomi yang menjadi dasar untuk memprediksi negara mana yang pantas menjadi juara Eropa tahun ini. "Memenangkan sebuah turnamen akan meningkatkan kepercayaan para konsumen di negara pemenang dan meningkatkan keinginan untuk mengkonsumsi barang. Semuanya dapat berarti mendorong peningkatan GDP (gross domestic product)." "Oleh sebab itu negara yang memenangkan turnamen Piala Eropa 2004 harus merupakan negara yang pertumbuhan ekonominya paling rendah dan kepercayaan konsumennya paling rendah, dalam hal ini Belanda adalah yang paling tepat," ungkap laporan setebal delapan halaman yang dilengkapi dengan charts dan statistik itu. Ya, tak salah memang jika para ekonom Belanda itu menerapkan hitung-hitungan ekonomi dari pentas Piala Eropa kali ini. Perhelatan yang menghabiskan dana sekitar Rp 1,328 Trilyun itu sendiri memang menjanjikan hadiah uang yang sangat menggiurkan. Pasalnya sang juara bisa menambah koceknya hingga sebanyak Rp 182,655 Milyar. Tentunya nilai yang tak sedikit ini akan menjadi sumbangan devisa yang luar biasa. "Buat orang Inggris, pulang cepat (kembali ke Inggris) takkan mengganggu ekonomi mereka," ujar laporan itu lagi. Sebelumnya pengamat ekonomi Inggris Richard Greenwood pernah mengungkapkan kalau selama Euro 2004 Inggris bisa meraup keuntungan hingga 7,5 Trilyun dari masyarakatnya. Uang sebanyak itu dihasilkan dari penjualan televisi, penjualan merchandise, dan pengeluaran-pengeluaran yang dihabiskan oleh warga negaranya baik saat menyaksikan langsung Euro 2004 di Portugal maupun di Inggris sendiri. (mel/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads