River Plate adalah raksasa Argentina. Namun tahun ini menjadi masa paling kelam bagi tim yang tercatat sebagai tempat laihrnya para pemain Argentina yang memiliki nama besar.
Untuk pertama kalinya dalam 101 tahun sejarah berdirinya klub, River terdegradasi ke divisi Nacional B usai kalah secara agregat dari Belgrano di babak play-off.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diberitakan dari Buenos Aires Herald, presiden River Daniel Pasarella berencana untuk mengajukan permohonan bertemu dengan presiden Argentina Christina Kircher guna membahas masalah ini.
Passarella mengklaim bahwa "situasi terkini yang dialami River telah berubah menjadi sesuatu yang merupakan masalah nasional."
Manajemen yang buruk disinyalir menjadi penyebab dari ambruknya tim peraih 33 gelar di kompetisi Argentina tersebut.
Passarella juga mengatakan bahwa dia akan meminta dilakukan audit terhadap tiga kali terhadap pengelolaan River di masa kepemimpinan Jose Maria Aguilar. Ia juga menjamin bahwa tim yang bermarkas di Estadio Monumental itu tidak akan jatuh ke tangan kreditor.
Passarella juga siap untuk bertemu dengan presiden AFA Julio Grondona. Setahun sebelumnya, Passarella sempat meminta presiden AFA sejak 1979 itu untuk mundur dari jabatannya karena dituding melakukan skandal.
"Andai saya harus duduk bersama dan berbicara dengan ketua Argentina Football Association Julio Grondona sebagai langkah untuk melindungi tim, maka saya akan melakukannya," demikian Passarella.
Foto: Pertandingan leg kedua play-off promosi-degradasi antara River Plate kontra Belgrano, 26 Juni 2011. River Plate kalah secara agregat dan dipastikan degradasi musim depan (Reuters)
(nar/mrp)











































