Di Argentina 2011, Venezuela bergabung di Grup B bersama Brasil, Paraguay dan Ekuador. Di laga pertama, Renny Vega cs sukses membuat Brasil frustrasi dan duel keduanya berakhir 0-0.
Di pertandingan kedua, Venezuela meraih hasil yang lebih baik dengan menekuk Ekuador 1-0. Dengan gol tunggalnya, gelandang Cesar Eduardo Gonzalez menjadi pahlawan negeri yang terkenal dengan wanita cantiknya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan nilai empat dari dua laga, Venezuela kini berada di puncak Grup B. Venezuela sudah berada di ambang kelolosan ke perempatfinal asalkan paling tidak seri dengan Paraguay di laga terakhir.
Selain itu, tim asuhan Cesar Farias itu juga bisa lolos walau kalah dari Paraguay, dengan syarat tidak lebih dari dua gol atau kalah tapi Brasil dan Ekuador seri, atau lolos sebagai dua tim peringkat tiga terbaik.
Bila sukses lolos ke perempatfinal, maka ini akan menyamai kiprah Venezuela di Copa America 2007 yang berlangsung di rumah sendiri. Saat itu, Vintonito sukses melaju ke 8 Besar untuk kali pertama setelah tahun 1967.
Di Copa America 1967, Venezuela menduduki posisi akhir kelima. Setelahnya, dalam 12 edisi Copa America berikutnya, si 'Merah Anggur' cuma jadi 'penggembira' karena selalu rontok di babak pertama.
"Copa America sekarang sangat berimbang. Saya berharap kami bisa terus seperti ini karena kami ingin mencapai perempatfinal," tekad Viscarrondo yang tampil baik di dua pertandingan.
Foto: Cesar Gonzalez merayakan gol yang ia cetak ke gawang Ekuador bersama rekannya, Franklin Lucena. (AFP/Eitan Abramovich)
(arp/mrp)











































