Inggris baru punya satu piala besar, yakni Piala Dunia 1966, tapi sejak itu mereka tak pernah mendapatkannya. Pencapaian terbaik setelah itu hanya semifinal Piala Dunia 1990 dan semifinal Piala Eropa 1996.
Di Piala Dunia tahun lalu di Afrika Selatan, The Three Lions sudah tersingkir di babak kedua, kalah dari Jerman dengan skor telak 1-4.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demikian dikemukakan Neville kepada BBC Radio 5, Jumat (2/9/2011), menjelang pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2012 antara negaranya melawan Bulgaria malam ini.
"Lebih dari 10 atau 15 tahun terakhir, Spanyol, Prancis, Italia, Portugal dan Brasil lebih baik ketimbang Inggris," sambungnya. "Kami butuh lebih banyak pemain atau yang berkualitas lebih tinggi untuk bisa menahan bola."
Secara spesifik mantan bek kanan MU itu mengatakan, Inggris kini punya potensi dengan pemain-pemain muda yang punya skill menjanjikan seperti Tim Cleverly, Danny Welbeck, Jack Wilshere.Phil Jones, dan Chris Smalling, yang mulai menunjukkan talentanya.
"Saya melihat tipikal pemain yang berbeda sedang bermunculan. Pemain-pemain yang lebih cerdas... Pemain seperti Wilshere dan Cleverly akan memberi Inggris kesempatan lebih baik untuk memenangi Piala Dunia.
"Anda tak bisa memenangi (turnamen besar) tanpa kemampuan menjaga ball possession. Dan saya melihat pemain-pemain masa kini bisa lebih memainkan bola," simpulnya.
Tentang kariernya sebagai pemain nasional Inggris selama 14 tahun, Neville mengaku sangat tidak puas, biarpun bisa mengantongi 85 caps. Ia pensiun pada Februari 2011, dan menyebut karier internasionalnya sebagai "kesempatan yang sia-sia".
"Saya senang bermain untuk Inggris, tapi kami cepat kandas. Dan saya sudah berkontribusi untuk itu selama lebih dari 10 tahun.
"Perumpaman yang saya pakai adalah, jika seorang laki-laki mengencani seorang wanita sebanyak 85 kali, tapi pada akhirnya dia bukanlah kekasih Anda, itu berarti Anda sudah menyia-nyiakan banyak waktu.
"Ukuran sukses adalah meraih banyak hal. Kami memang mencapai banyak babak perempatfinal, tapi itu juga sebuah kegagalan karena kami tidak bisa masuk final Piala Eropa maupun Piala Dunia," imbuhnya.
(a2s/a2s)











































