Balotelli dari semasa di Inter Milan dan kini di Manchester City, selalu ada saja masalah yang mengiringi kariernya yang terbilang masih hijau itu. Tak hanya di luar lapangan, di dalam lapangan pun tingkahnya selalu membuat "panas" pemain lain.
Maka banyak anggapan jika dirinya sulit untuk menjadi pemain besar layaknya Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo yang sering dibanding-bandingkan dengannya. Tapi tidak dengan musim ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai dia akhirnya dipanggil kembali ke timnas Italia untuk laga persahabatan kontra Polandia dan juga Uruguay, 11 & 15 November. Bukti awal sudah diberikan Balotelli saat Italia menang 2-0 atas Polandia di Warsawa semalam.
Ia mencetak satu gol saat dipasangkan dengan Giampaolo Pazzini di lini depan dan tampil lumayan bagus sepanjang pertandingan. Cesare Prandelli pun boleh jadi bisa melupakaan sesaaat Antonio Cassano dan Giuseppe Rossi.
Maka rekan setimnya, Claudio Marchisio, tak segan memujinya dan menilai Balotelli kini sudah mulai membaik
"Cassano dan Rossi jelas pemain yang berbeda. Giampaolo sangat membantu kami ketika kami kehilangan bola, di mana Mario sangat berbahaya ketika memasuki daerah pertahanan," tutur Marchisio di Football Italia.
"Mario sedikit gugup sebelum pertandingan, di mana dia selalu duduk di sampingku saat makan malam. Kursinya bergoyang dan dia terlihat takut, namun Aku yakinkan dia akan mencetak gol dan itu tidak membawa nasib buruk untuknya. Dia sangat percaya takhayul," sambungnya.
"Aku dapat melihat Mario kini lebih dewasa dan sudah berubah dengan penampilan bagusnya bersama Manchester City belakangan. Dia bermain reguler dan mencetak gol di Premier League, itu sangat membantunya," pungkasnya.
(mrp/mrp)











































