Menjadi bola resmi Piala Dunia 2010, Jabulani banjir kritik bahkan sebelum turnamen dimulai. Oleh pelatih, pemain dan kiper bola dianggap terlalu liar dan tak bisa diprediksi saat melambung di udara.
Julio Cesar, Iker Casillas, sampai Gianluigi Buffon dan Giampaolo Pazzini memberi tanggapan kurang positif terhadap Jabulani. Luis Fabiano bahkan sempat menyebutnya sebagai 'supranatural' lantaran sama sekali sulit ditebak arah alurnya saat melayang di udara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bola sudah diuji oleh kiper-kiper dunia. Tango 12 menjanjikan grip yg lebih baik buat kiper. Dalam pengembangannya selama dua tahun kami dapat masukan banyak dari pemain, salah satunya Petr Cech. Bola ini lebih kesat," sahut Monica Ang, Senior Brand Activation Manajer Adidas Indonesia, dalam konferensi pers di Restoran Pepenero, Pondok Indah, Selasa (6/12/2011).
Tango 12 sudah diluncurkan secara resmi saat dilakukan drawing Piala Eropa akhir pekan lalu. Sesuai namanya, Tango 12 meneruskan kebesaran seri bola Tango yang sempat dirilis Adidas pada awal 1980-an.
Tango River Plate menjadi bola resmi di Piala Eropa 1980, Tango Mundial untuk Piala Eropa 1984 dan Tango Europa untuk Piala Eropa 1988.
(din/mfi)











































