King Otto: Maradona Bukan Panutan

King Otto: Maradona Bukan Panutan

- Sepakbola
Senin, 16 Agu 2004 05:30 WIB
Jakarta - Pelatih Otto Rehhagel yang sukses membawa Yunani menjadi Juara Eropa 2004 angkat bicara soal Maradona. Baginya bintang Argentina itu bukanlah panutan untuk ditiru. Diego Maradona adalah idola yang jatuh, itulah ungkapan King Otto ketika dimintai komentarnya mengenai mantan pemain Argentina itu. Bagi Rehhagel, walau Maradona adalah salah satu pemain terbaik di dunia, namun kelakuan ketergantungan kokainnya membuat dirinya tidak pantas sebagai tokoh panutan bagi untuk pemain-pemain muda. "Dia (Maradona) memang pernah menjadi idola. Tetapi saking ngototnya menjadi bintang maka dia merasakan ketidaknyamanan. Banyak kesempatan emas yang dia lewatkan begitu saja dan malah melakukan hal tidak berguna," ujar Rehhagel seperti dilansir Reuters.Meski Rehhagel menyatakan kekecewaannya, namun kepiawaian Maradona sebagai bintang di lapangan hijau sudah tidak diragukan lagi. Aksi-aksinya memukau sekaligus membuat kontroversi. Berangkat dari remaja miskin yang besar di Buenos Aires sampai akhirnya membawa negaranya menjadi Juara Dunia tahun 1986. Di Argentina nama Maradona disandingkan dengan nama besar lainnya seperti Che Guevara dan Eva Peron.Usai membawa Argentina menekuk Jerman Barat 3-2 di PD 1986, ketergantungan narkoba Maradona terkuak saat tahun 1991. Saat itu ia gagal pada tes narkoba dan diberikan sanksi dilarang bertanding selama 15 bulan.Tidak belajar dari kesalahannya, ia kembali menerima hasil positif menggunakan narkoba di Piala Dunia 1994 yang digelar di Amerika Serikat. Kondisi itu memaksanya batal beraksi di penampilan ke-22 bersama tim nasional. (erk/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads