Kualifikasi Piala Dunia 2006
Gol Kontroversial Tekuk Ekuador
Senin, 06 Sep 2004 02:58 WIB
Jakarta - Uruguay menghidupkan peluangnya kembali di kualifikasi Piala Dunia 2006 di zona Amerika Selatan usai menekuk Ekuador 1-0 lewat gol Carlos Bueno, Senin (6/8/2004) dinihari WIB. Namun Ekuador memprotes gol tersebut yang dianggap belum melewati garis gawang. Gol kontroversial ini terjadi di menit ke-58 ketika Bueno memanfaatkan crossing pemain pengganti Fabian Estoyanoff dari sayap kanan dengan tandukan kepalanya. Namun usaha Bueno masih dapat digagalkan kiper Ekuador.Bola muntahan Villafuerte kembali mengarah kepada Bueno dan dia melepaskan tandukan keduanya dan kembali diselamatkan kiper Ekuador. Namun wasit Gilberto Hidalgo menyatakan sebagai gol karena bola telah melewati garis dalam gawang.Keputusan wasit ini membuat para pemain Ekuador melancarakan protes dan juga mengelilingi hakim garis. Sementara Bueno dan para pemain Uruguay tidak peduli dengan protes dan mereka asyik merayakan gol kemenangan tersebut. Gol tersebut memang sangat berarti bagi Uruguay. Pasalnya, Alvaro Recoba dan kawan-kawan sangat sulit untuk menjebol gawang lawannya ini. Padahal anak asuhan pelatih Luis Fernando Suarez ini mampu menekan pertahanan lawan. Recoba sempat membuka ancaman ke gawang Ekuador lewat tendangan keras kaki kirinya di menit-menit awal pertandingan. Sayang usaha pemain yang memperkuat klub Inter Milan ini tertahan mistar gawang. Bueno juga sempat memiliki peluang namun tendangan bebas ke mulut gawang masih dapat ditepis kiper Villafuerte. Namun Uruguay harus kehilangan satu pemain lini depannya striker Dario Silva yang dibekap cedera di menit ke-25.Setelah turun minum Uruguay kembali menambah tekanannya. Namun permainan keras yang diperagakan oleh Uruguay bisa mengancam. Recoba dan Bueno pun sempat mendapatkan kartu kuning atas sikap yang tidak seharusnya dilakukan.Beruntung Uruguay dapat mencetak gol dan meraih kemenangan di depan pendukungnya. Hasil ini membuat Uruguay naik ke peringkat papan tengah dalam klasemen Amerika Selatan setelah mengumpulkan 10 poin dari delapan kali pertandingan. (key/)











































