'Diving Mulai Jadi Kanker dalam Sepakbola'

'Diving Mulai Jadi Kanker dalam Sepakbola'

Andi Abdullah Sururi - Sepakbola
Rabu, 10 Okt 2012 11:10 WIB
Diving Mulai Jadi Kanker dalam Sepakbola
Clive Brunskill/Getty Images
London -

Berpura-pura untuk mendapatkan tendangan bebas atau penalti masih sering jadi perdebatan. Wakil Presiden FIFA menganggap diving mulai jadi kanker dalam sepakbola.

Jim Boyce, sang wakil presiden tersebut, memakai istilah tersebut mereaksi perdebatan di Liga Inggris tentang Luis Suarez yang dituduh melakukan diving di kotak penalti lawan di babak kedua, saat Liverpool bermain imbang 0-0 dengan Stoke City di Anfield.

"Saya sering melihat beberapa kejadian dan insiden Suarez itu. Buat saya, itu curang," cetus Boyce dikutip BBC.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"(Diving) mulai menjadi kanker dalam permainan ini. Kalau jelas-jelas begitu, mereka harus dihukum berat," sambung pria 68 tahun yang berpaspor Irlandia Utara itu.

Di bulan September, manajer Stoke Tony Pulis meminta FA menghukum seorang pemain yang terbukti diving dengan skorsing tiga pertandingan. Hari Minggu lalu ia menyebut Suarez pantas dijatuhi hukuman tersebut, meski si pemain tidak menanggapinya.

Mengenai sanksi untuk para "penyelam" Boyce mengatakan sangat memungkinkan hal itu diatur oleh Komite Disiplin FIFA, walaupun untuk menentukannya tidaklah mudah.

"Bisa saja itu sangat-sangat sulit buat wasit untuk menilai, apakah sesuatu itu merupakan sebuah pelanggaran atau sebuah tekel yang fair. Dan jika pemain melakukan diving, maka tugas mereka akan lebih berat," simpul Boyce.

(a2s/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads