Pelatih Spanyol Terancam Masalah
Kamis, 07 Okt 2004 13:57 WIB
Jakarta - Pelatih tim Spanyol Luis Aragones terancam mendapatkan masalah besar karena mengeluarkan perkataan rasis mengenai striker Prancis Thierry Henry saat sesi latihan. Penyataan miring Aragones dilontarkan saat mempersiapkan skuadnya guna menghadapi Belgia pada babak kualifikasi Piala Dunia 2006. Mantan pelatih Real Mallorca ini membandingkan Jose Antonio Reyes dengan rekan setimnya di Arsenal, Henry. "Beberapa pemain harus dapat berpikir lebih jelas. Katakan kepada si jelek hitam (Henry) itu bahwa Anda (Reyes) lebih baik darinya. Katakan kepadanya dari saya. Kamu yang terbaik," kata Aragones di tempat latihan di Las Rozas yang didengar olah wartawan. Namun, pelatih berusia 66 tahun ini mencoba menjelaskan masalah tersebut dan mengatakan bahwa itu hanya becanda untuk memberikan motivasi kepada Reyes. "Saya adalah warga negara," kata Aragones kepada Radio Marca, Kamis (8/10/2004) "Beberapa teman baik saya adalah hitam, termasuk teman dari kecil saya. Yang benar saya hanya guyon untuk memberikan motivasi kepada pemain tidak ada maksud menjadi rasis. Saya bukan rasis," ungkapnya. Sementara Reyes juga mengatakan bahwa komentar Aragones hanyalah sebuah lelucon. "Dia hanya ingin membuat kami sedikit tertaawa namun ini semua sama sekali tidak penting," ujar forward Arsenal usai sesi latihan. Aragones adalah pelatih yang cukup berpengalaman dan telah 1000 kali melakukan pertandingan baik sebagai pemain atau pun pelatih. Ia dikenal memiliki temperamental yang tinggi dan suka berkomentar keras.Namun, Arogones tidak memiliki reputasi sebagai rasis. Hal tersebut dibenarkan oleh striker Kamerun Samuel Eto'o yang telah bermain dibawah asuhannya selama beberapa musim di Mallorca dan juga memberikan pujian kepada mantan pelatihnya. (key/)











































